Langkah-Langkah Memulai Bisnis Online Bagi Pemula

Langkah-Langkah Memulai Bisnis Online Bagi Pemula
Apakah Anda sedang mencari cara bisnis online dan ingin mendapatkan penghasilan tambahan disamping pekerjaan utama Anda? Atau, apakah Anda juga sedang mencari peluang usaha yang bisa dikerjakan lewat internet?
Tenang, Anda berada di tempat yang tepat, dan Anda tidak sendirian. Banyak orang-orang di luaran sana yang sedang melakukan hal serupa.
Termasuk saya… 😉
Internet yang saat ini memunculkan dunia virtual, ternyata mampu mendorong kita untuk membangun bisnis dengan lebih cepat dan dapat dijadikan sumber penghasilan utama (full time bisnis online) cara jualan online .
Nah, disini saya akan berbagi pengalaman tentang bagaimana mengawali usaha melalui internet, plus langkah-langkah yang diperlukan ketika memulai bisnis online, yakni hal-hal inti yang penting untuk dilakukan supaya usaha Anda bisa langsung dijalankan.
Untuk itu, ijinkan saya bercerita…
*) NB: Artikel ini mengandung 4000’an kata yang menjelaskan tentang “tips cara bisnis online secara praktis”, yang barangkali jika Anda baca hingga tuntas, bisa bermanfaat dan merubah hidup Anda.
First Thing First – Catatan Pembuka
Bagi Anda yang masih baru memulai, sebelum kita membahas lebih lanjut, ada baiknya kita coba definisikan dulu apa itu bisnis online Bisnis jualan online .
Menurut saya, bisnis apapun yang dijalankan menggunakan media internet bisa dikatakan BISNIS ONLINE. Jadi arti BISNIS ONLINE itu sendiri memang bisa sangat luas.
Jika kita sudah punya bisnis yang dijalankan secara offline, seperti buka toko baju, toko makanan, toko mainan, atau apapun, kemudian kita buka juga di internet, itu bisa menjadi bisnis online.
Begitu juga ketika kita ingin fokus membangun website untuk dikembangkan menjadi portal online yang memungkinkan banyak orang yang berkunjung, lalu kita pasangi slot iklan untuk mendapatkan penghasilan, itu juga bisa disebut dengan bisnis online.
Baca: pengertian bisnis online
Jadi begini ceritanya: flashback – dimulai pada tahun 2009
Saya masih ingat, dulu waktu pertama kali memulai bisnis online segala sesuatunya tampak seperti absurd. Banyak keraguan…
Lalu, muncul lah pertanyaan-pertanyaan di dalam diri seperti:
Bisa nggak ya bisnis online itu dijalankan?
Cocok apa nggak ya buat saya lakukan?
Langkah apa saja yang perlu saya tempuh supaya bisa jalan?
Berapa modal yang akan dibutuhkan?
… dan segudang pertanyaan lainnya.
Beberapa usaha yang sudah pernah jalankan via online, antara lain jualan pulsa, jual handphone, jual minyak atsiri, real estate properti, jual baju batik, jual produk herbal, jual produk digital, dan layanan pembuatan website.
Beberapa ada yang saya teruskan, dan beberapa juga mandeg.
Nah, dari pengalaman saya tersebut, meskipun tidak ada patokan pasti langkah-langkah seperti apa yang sebenarnya harus dilakukan, menurut saya secara singkat ada 5 hal utama yang bisa kita persiapkan.
Apa saja itu?
Cara Bisnis Online Bagi Pemula
Berikut ini adalah beberapa langkah cara memulai bisnis online yang bisa diterapkan bagi pemula.
Daftar Isi:
Luruskan niat, miliki mindset bisnis yang benar.
Putuskan apa yang mau Anda jual.
Buat website bisnis atau toko online.
Promosi jualan melalui media online.
Bangun sistem dan otomasi bisnis.
Tahapan awalan ini cenderung banyak berhubungan dengan cara menjual via internet, penjabarannya adalah sebagai berikut, tetaplah menyimak…
#1 – Miliki Mindset Bisnis Yang Benar
mindset bisnis online
Kata-kata itu mungkin sudah sering kita dengar, tapi ingat, yang hendak kita lakukan adalah membangun BISNIS, sehingga memiliki mindset bisnis yang benar dan sikap mental yang positif, adalah PENTING.
Baca juga: Membangun mindset yang benar tentang bisnis online.
Kita juga harus berpikir untuk membangun aset, dimana aset itu nantinya yang akan bekerja untuk kita.
Jangan sampai ketika kita sudah berhasil membangun usaha sampai susah payah, namun akhirnya mengorbankan hal-hal lainnya hanya karena kesibukan kita mengurus bisnis.
Anda tentunya juga ingin memiliki waktu bersama keluarga, orang-orang tercinta, atau melakukan hal-hal bermanfaat lainnya bukan?
Jika Anda masih bekerja pada bisnis Anda, maka Anda adalah karyawan pada bisnis Anda sendiri.
Tetapi jika yang Anda lakukan adalah bagaimana membuat bisnis Anda semakin berkembang, seperti dari 1 menjadi 2, dari 2 menjadi 10, dst, maka Anda adalah pebisnis.
#1.1 – Yang Perlu Diperhatikan Saat Memulai Bisnis Online
Sama seperti jenis bisnis lainnya, ketika kita memutuskan untuk membangun bisnis online pastinya ada beberapa hal yang harus kita perhatikan, seperti:
Modal.
Produk yang akan dijual.
Pasar yang akan disasar.
Strategi pemasaran.
Kelangsungan bisnis dan tren bisnis.
Untuk itu, sebelum memikirkan hal-hal tersebut, mari benahi dulu mindset kita, yakni cara berpikir kita.
Faktor penentu kesuksesan suatu bisnis, 95% ditentukan oleh kualitas pribadi manusia. Ini adalah hal-hal yang sifatnya non-teknis, dan sisanya adalah yang sifatnya teknis.
Kita bisa saja mempunyai keahlian membuat suatu web yang canggih, dengan berbagai fitur dan tampilan yang keren, atau bisa saja kita sangat ahli dalam suatu bidang.
Namun jika kita tidak mempunyai visi terhadap kemampuan kita sendiri, tidak mempunyai semangat untuk belajar dan bertahan, ya sama saja, bisnis kita akan segitu-segitu saja.
Niatkan supaya usaha kita nanti bisa memberikan manfaat bagi orang-orang di sekitar kita, dan juga bagi kebaikan sesama.
Dengan begitu, Anda akan lebih mudah menemukan alasan mengapa Anda berbisnis online.
#1.2 – Tujuan Kita Berbisnis
Menurut saya, tujuan utama kita dalam berbisnis selain mendapatkan penghasilan, juga supaya bisa melayani lebih banyak orang dan lebih bermanfaat bagi sesama. Betul?
Oiya, Anda juga bisa membaca artikel tentang tips bisnis yang pernah saya tulis di halaman lain dalam blog ini. Silakan klik:
Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika memulai bisnis online.
Macam-macam bisnis online yang benar-benar online.
Kembali ke atas ▲
#2 – Mulai Dengan Jualan
riset produk, bisnis online
Langkah kedua, adalah putuskan apa yang mau Anda jual.
Kenapa saya bilang “putuskan apa yang mau Anda jual“, dan bukan “putuskan apa yang mau Anda bisniskan” ??
Ya, seperti yang saya singgung sebelumnya, tahapan awalan ini akan lebih banyak berhubungan dengan jualan, karena sebelum benar-benar kita menjalani suatu siklus bisnis, kita harus berlatih menjual. Khususnya dalam hal ini adalah jualan lewat internet.
Nah, pikirkan, kira-kira apa yang mau Anda tawarkan ke orang lain lewat media online. Resepnya, silahkan catat, ini penting…
#2.1 – Bagaimana Cara Menemukan Ide Produk?
Pas sudah semangat mau mulai bisnis dan jualan, seringkali kita malah bingung, mau jualan apa ya?
Ehm, pernah mengalami hal ini?
Nah, berikut ini adalah beberapa tips cara menemukan ide produk yang mau dijual. Mulailah dengan yang simple-simple saja dulu.
Carilah apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, carilah apa yang dibutuhkan oleh orang-orang di sekitar kita.
Kita adalah problem solver, kita adalah perantara solusi dari permasalahan orang-orang.
Tukar manfaat yang bisa kita berikan, menjadi sebuah bentuk transaksi yang saling menguntungkan.
Kebanyakan orang salah langkah pada tahapan ini.
Mereka terlalu berfokus pada produknya dulu, bukan pada kebutuhan orang-orang, sehingga bahkan banyak yang tumbang sebelum mencapai penjualan pertama.
Saran saya, lakukanlah riset produk, dan sebisa mungkin carilah produk-produk yang cepat laku dan perputarannya cepat. Artinya banyak yang membutuhkan atau ada pasarnya.
Bukan apa-apa sih, tetapi kalau produk kita yang membutuhkan terlalu sedikit atau pasarnya sempit, biasanya kita akan mudah menyerah karena dagangan tidak kunjung laku. *pengalaman pribadi* 😀
Maksud saya, rasanya kegiatan jualan dan bisnis kita akan lebih terasa greget serta menggairahkan jika dikit-dikit HP kita berbunyi atau INBOX email kita penuh dengan email pemesanan produk / jasa kita.
Ya atau ya…?
#2.2 – Apa Saja Produk Yang Bisa Dijual Secara Online?
Mengenai jenis produknya, bisa berbentuk produk fisik, jasa, ataupun digital.
Contoh barang fisik, sabun herbal, obat herbal, jam tangan, smartphone, motor, mobil, makanan, pernak-pernik aksesoris, rumah dan bangunan, dan apa saja yang bisa Anda tangkap.
Contoh produk digital, bisa berupa pulsa, ebook, produk-produk informasi, kursus online, software.
Contoh jasa, bisa dengan menyediakan jasa pembuatan website, jasa online marketing, rental mobil, agen tour & travel, agen umroh & haji, jasa pembayaran tiket pesawat dan kereta api, dan jasa-jasa yang lain.
Tidak usah terlalu detil, yang penting Anda mempunyai gambaran besar mengenai rencana Anda dan memahami pola pemasaran online.
Nah, berdasarkan pengalaman saya juga, langkah kedua ini adalah yang terberat.
Mengapa?
Karena kita harus menyusun konsep usaha, mencari ide, mencari supplier, dan bahkan mau nggak mau juga harus belajar ilmu bisnis.
Biasanya hambatan yang muncul pada fase ini adalah, kadang kita menginginkan segala sesuatu sempurna. Dan bisa ditebak, akhirnya malah nggak jalan-jalan.
Kalau saya boleh memberi masukan, untuk tahapan ini Anda tidak usah terlalu detil dulu. Anda harus rela untuk menginvestasikan waktu, tenaga, dan mungkin uang.
Untuk apa? Ya untuk belajar. Karena segala sesuatunya butuh proses. Nggak ada yang instan di dunia ini bro…
Mulailah dengan menjual produk orang lain, bisa dengan konsep dropship, reseller, kemitraan dengan produsen, atau sebagai afiliasi produk suatu vendor (affiliate marketing).
Contohnya: jualan pulsa, jualan tiket pesawat dan kereta api, agen perumahan & properti, agen travel, jual baju / produk fashion dengan konsep konsinyasi, jual ebook orang lain, jual aplikasi software suatu vendor, dll.. dll.. banyak banget.
Sehingga pada tahapan ini kita tidak dibebani dengan biaya produksi yang besar dan kerugian pun bisa lebih minimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *